Seperti namanya, wireless charging adalah pengisian ulang baterai tanpa kabel. Tidak ada lagi kabel yang dicolokkan dari sumber listrik ke smartphone. Namun saat ini sejumlah perusahaan besar (ada 120 perusahaan) termasuk Sony, Nokia, Texas Instruments, dan Samsung telah membentuk Wireless Power Consortium (WPC) untuk mempromosikan wireless charging berbasis teknologi induksi.Hasilnya adalah standar Qi (dibaca chi, yang berasal dari Bahasa Cina yang berarti energi). Wireless charging terdiri dari kumparan primer sebagai charger (biasanya berbentuk papan atau silinder tipis), sedangkan kumparan sekunder terletak pada bagian belakang ponsel.
Pada awal September 2012 lalu WPC mengumumkan telah mensertifikasi 110 produk konsumer mulai dari smartphone, charging pad, game controller, perekam Blu-ray Disc, charger telepon untuk mobil, jam, sampai modul charger yang dapat dipasang di meja dan furnitur lainnya.
Bagaimana cara melakukan isi ulang baterai pada perangkat yang kita miliki? Sebuah perangkat bersertifikat Qi dapat di-charge dengan menempatkannya di bantalan charger berlogo Qi. Kenyataannya teknologi ini tidak sepenuhnya wireless karena untuk mengisi baterai, Charger Pad (bantalan charger) masih harus terhubung ke stop kontak.
Di Indonesia sendiri telah hadir Nokia Lumia 920 dan Nokia 820 yang mendukung pengisian baterai secara wireless. Lalu ada Samsung Galaxy S4 dan dikabarkan iPhone 5s juga akan menerapkan teknologi ini. Kabarnya pengguna harus membeli back cover dan aksesori charging pad agar dapat mengisi ulang ponsel mereka tanpa harus mencolokkan kabel. Perlu dicatat juga Samsung adalah anggota dari standar yang dijalankan Aliansi Energi Wireless seperti Qualcomm, Broadcom dan lainnya. Samsung dan Apple adalah dua perusahaan yang sedang mengerjakan wireless charging ini pada smartphone 2013 mereka.
Cara kerja dari wireless charging ini ialah sebagai berikut :
- Arus listrik yang berasal dari suatu sumber tegangan mengalir melalui kumparan primer (sebagai charger) yang menghasilkan medan magnet.
- Ketika bagian belakang ponsel (kumparan sekunder) diletakkan diatas charger (kumparan primer), maka medan magnet yang dihasilkan oleh charger (kumparan primer) menginduksi arus listrik ke bagian belakang ponsel (kumparan sekunder).
- Arus listrik yang didapatkan bagian belakang ponsel (kumparan sekunder) dari charger (kumparan primer) akan men-charge baterai.
Selain memiliki keunggulan dapat mengisi ulang baterai ponsel secara nirkabel, metode wireless charging ini secara umum memiliki kelebihan sebagai berikut :
- Lebih praktis karena cukup 1 wireless charger dapat mengisi ulang beberapa alat secara bersamaan
- Pemakaiaiannya lebih mudah, ringkas dan lebih rapi
Cara Tambahan untuk Kompitable Wireless Charging dengan Semua Jenis HandPhone
Sejarah Terciptanya Wireless Charging
Kami pun menJUAL Wireless Charging jika minat. Harga terjangkau silahkan
Hub :
085692354058
74EF9D51 (BB)
Sumber :
http://editoxer.blogspot.com/2013/09/teknologi-wireless-charging.html
https://umarhabibie.wordpress.com/2013/08/13/wireless-charging-apa-itu/
http://www.indoenergi.com/2013/07/wireless-charger-mengisi-daya-baterai.html
Sign up here with your email
ConversionConversion EmoticonEmoticon